Selamat datang di kotak catatan saya,
Ngatmow Prawierow.

Hanya seorang pegawai negeri rendahan yang tidak bernafsu untuk memperebutkan jabatan. Memegang teguh prinsip mengalir bagaikan air dan tak berharap pujian orang lain yang terkadang justru menghanyutkan.
Di sini sekedar ingin berbagi cacian dan makian tentang berbagai hal, berbagai bentuk dan berbagai aspek kehidupan.
Silahkan dicacimaki, silahkan dibenci dan silahkan jika ingin memuji. itu semua hanya demi satu tujuan :
Jadi seorang yang HEBAT, KUAT, MAPAN dan TETAP TAMPAN....

1.26.2012

29 tambah 1

Alhamdulillah.....
Itu kalimat yang aku sebutkan kemaren malam. dalam kesendirian (anak bini dah tidur)aku sempat tertegun dan kemudian menitikkan air mata.
Sebenarnya bukan perkara gampang buatku untuk itu, tapi kali ini entah kenapa hati ini begitu tergetar tak tertahan.

malam itu memang sebuah malam yang spesial buat aku, genap 29 tahun yang lalu aku dilahirkan oleh ibu ke dunia ini dengan segala perjuangan yang aku sendiri ga bisa membayangkannya. dan setelah itu aku bisa tumbuh dan berkembang dalam kasih sayang beliau yang tiada terkira.
tapi setelah 29 tahun berselang, apa yang bisa aku berikan untuk membalas semua itu ?



belum ada.....


hari ini, umurku 29 tahun lebih 1 hari. dan mulai hari ini juga aku akan melakoni satu tahun kedepan yang baru dan penuh pengharapan.
terutama pada banyak hal yang semestinya sudah aku capai tapi masih tertangguhkan...

Semakin aku berpikir sebenarnya banyak juga yang sudah aku raih tapi tidak aku syukuri.nggak tahu kenapa perasaan ini selalu bebal untuk merasakan dan bahkan mengunjukkan rasa syukur kepada - Nya.

yang jelas dalam doaku semakin tertekankan permohonan semoga apa yang akan aku putuskan untuk dijalani di depan sana adalah segala sesuatu yang terbaik dan selalu dalam perlindungan-Nya.karena semua itu nggak lain dan nggak bukan untuk istri dan anak tercinta dan demi mendapatkan kehalalamn dan Keridhoan-Nya....

Dan semoga saja aku bisa menjadi lebih baik lagi dari sekarang ini, bisa menjadi suami yang baik, ayah yang sempurna, anak yang berbakti, teman yang luar biasa dan siapapun yang terbaik bagi sesamanya....amin

1.21.2012

Unimaginable Zi

Lama ga posting membuat aku yang bebal ini semakin bingung untuk menuliskan sesuatu. hehehe... tapi itu ga penting ah...

kali ini aku hanya sekedar ingin cerita soal anakku yang sudah berumur 20 bulan.

Jadi ceritanya begini (acara tv mode :on)

beberapa waktu terakhir aku yang bekerja sebagai kuli negara lagi pol-polan dengan kerjaan di kantor. nah hal ini yang mengakibatkan selama beberapa hari aku ga ketemu (dalam artian bisa bermain dan bercanda) sama si kecil ZI. maklum aku berangkat pagi hari kira-kira jam 6an trus pulang lagi jam 20an atau bahkan lebih kalo pas hujan...dan secara otomatis ZI yang menuruni sifat bapaknya yaitu tidur awal bangun kesiangan belum sempat ketemu dan memandang wajah tampan bapaknya ini....

nah pas kemarin alhamdulillah aku berhasil pulang agak "sore"an, aku dikejutkan dengan kemampuan ZI yang sudah jauh meningkat.
Tak disangka-sangka Zi yang tadinya belum begitu lancar ngomongnya, ternyata sudah bisa mengucapkan sesuatu secara utuh meskipun belum bisa lengkap satu kalimat penuh,
tak disangka juga ternyata dia sudah mulai pinter sholat dan menirukan aku yang lagi berjamaah dengan bundanya,
ga disangka juga Zi sudah hapal beberapa iklan makanan di TV yang bahkan aku sendiri baru lihat iklannya malam itu,
ga nyangka juga bahwa ZI sudah bisa "sibuk" menirukan aku yang sedang berkutat dengan laptop lengkap dengan angguk-angguk kepala dan geleng-geleng kepala tanda pikiran "bundetku"....


ah nggak tau mesti ngomong apalagi gan, semua terjadi begitu saja.aku sendiri ga tau mesti seneng, sedih, atau apalah.

Yang jelas aku jadi sadar bahwa perkembangan anak sangat cepat dan perkembangan anak yang sangat cepet itu harus disertai dengan bimbingan dan pengawasan ekstra ketat dari kita sebagai orang tua, dan kita sendiri sebagai orang tua harus sadar dan ikhlas melakukannya karena itu semua demi masa depan anak kita, buah hati kita dan generasi penerus kita.


Harapanku dan selalu terucap dalam doaku adalah bahwa semoga ZI bisa tumbuh menjadi anak yang solikhah, cerdas, sehat lahir dan bathin, kelak mampu menjadi seseorang yang berguna bagi semuanya, bisa membanggakan orang tuanya, dan kami (aku dan bundanya) mampu serta sanggup mewujudkan semua harapan itu.......Amin

12.28.2011

Cabai merah yang sudah tidak lagi ramah

Enggak tahu harus seneng apa sedih nih gan...
ane dulu pernah nulis tentang harga cabai merah yang bikin nangis darah karena harganya terjun bebas, kali ini ane mau cerita masih tentang cabe merah gan.


ceritanya gini gan, bapak mertua ane kan nanem cabe merah lagi sekebon, nah alhamdulillahnya panen kali ini harganya lagi tinggi-tingginya, apalagi menjelang perayaan Natal dan tahun baru 2012.
Sumpah ane merasa ikut seneng gan.soalnya bapak jadi bawaannya ceria dan semangat banget.Disamping itu, siapa sih yang nggak ikut seneng kalo orang tuanya (meskipun mertua) sukses ??

Tapi di satu sisi, ane juga ngerasa sedih gan.banyak hal yang terkait dengan harga cabe yang terkadang sangat krusial dan terabaikan sehingga kurang dipikirkan oleh orang lain. 2 alasan paling kuat kenapa ane jadi sedih dengan harga cabe yang semakin menanjak ini adalah :
  • Pertama, bapak dan ibu ane di Wonosobo bukan produsen cabai, mereka adalah konsumen yang secara otomatis akan merasakan "beratnya" membeli sekilo cabai (yang hari ini menembus Rp.35.000/kg).Padahal sambel adalah menu wajib di setiap sajian makan dalam keluarga kami.
  • Kedua, ane jadi keinget ibu warung yang dulu jadi langganan ane makan pas kuliah gan, kasian dia sumpah.sebab dia punya menu andalan sambel. nah sambel kan bahan dasarnya cabe tuh, kalo cabe mahalnya minta ampun bagaimana dia bisa bertahan dengan warung kecilnya itu. Kasian kan kalo seorang ibu tunggal (dia sudah cerai dari suaminya gan) dengan 3 anak harus merasakan susahnya mencari penghasilan dari sebuah warung kecil yang secara tidak langsung "bertumpu pada harga cabai".

    Sebenarnya secara teori ada beberapa opsi untuk mengatasi hal "luar biasa" semacam ini yang bisa diterapkan oleh Bu Tatik (nama pemilik warung itu) gan, diantaranya :
    1. Mengurangi "kadar" bumbunya, hal itu akan berakibat makanan berkurang rasanya dan mengecewakan pelanggan, secara otomatis hal ini akan berbuntut pada berkurangnya pendatang ke warung kecilnya karena kecewa dengan rasa masakan. Hal terakhir yang terjadi adalah warung semakin sepi dan penghasilan bu Tatik untuk bertahan hidup semakin kecil.
    2. Menaikan harga makanan, ini juga samasaja dengan bunuh diri gan.di kalangan mahasiswa kelas ekonomi menengah kebawah (seperti ane dulu), harga adalah segalanya.warung yang dengan "tega" menaikkan harga makanan akan dengan "tega" pula ditinggalkan pelanggannya.
    3. Meniadakan sajian spesial yang biasa menjadi andalan yaitu sambel.tapi kalo khusus di Warung Bu Tatik, hal ini akan berakibat sama dengan nomer 1 gan. sebab yang dicari oleh pelanggan di warung ini tidak lain dan tidak bukan adalah sambelnya yang memang maknyus banget

Sebagai seorang manusia yang masih memiliki hati, ane jujur berada pada persimpangan kegalauan gan. Seperti yang sudah ane bilang tadi, entah kenapa hati ini rasanya nanggung banget antara seneng atau sedih, antara bahagia atau nelangsa.
Dan parahnya adalah sebagai orang kecil, aku belum bisa melakukan apa-apa untuk "memeratakan kesempatan" di negeri ini atau minimal orang-orang yang ada di sekelilingku. entahlah....

Oya gan, ane ada gambar cabe yang unik nih, hasil panena kemaren banyak ditemukan cabe yang menggulung alias "ngruwel". dan berikut adalah penampakan cabe ngruwel yang paling ngruwel


Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More